1 Agustus 2012

Bisa Ga Sih?

Pemandangan seperti ini udah sering saya lihat baik sewaktu masih di Jakarta maupun setelah tinggal di Kampung. Hal ini ga cuman terjadi dibulan Ramadhan doang sih sebenarnya. Kadang saya ngga habis pikir, apa orang orang ini ngga bisa baca tulisan or setidaknya punya etika lah. Dibeberapa masjid biasanya ada tulisan "Handphone harap di nonaktifkan/silent", namun kenyataannya masih banyak loh yang membandel. Emang ngobrol ama temen via BBM, Chatting, berSosmed ngga bisa menunggu dulu ya? Ngga bisa gitu dilanjutin setelah selesai ibadah. Kok sepertinya ngga puas ya udah ngotak ngatik gadget seharian. Trus kalopun ada panggilan ketika lagi ditengah tengah sholat emang bisa ngangkat telponnya? Tak tahukah mereka dering handphone or aktifitas bergadget ria ini telah mengganggu jamaah yang lain? 


Pernah ada kejadian sewaktu I'tikaf di salah satu Masjid di Menteng, waktu itu baru ada muhasabah eh lha kok bisa bisanya orang disebelah malah berBB ria (BBM-an mungkin). Waktu itu lampu diredupin otomatis nyala lampu LCDnya agak mengganggu. Yang paling sering dilakukan adalah, ketika lagi ceramah malah asyik bergadget ria. Saya gagal paham, ini orang niat beribadah ngga sih? Kirain karena dikampung kejadian begituan ngga akan terjadi. Eh tau taunya masih aja ada kejadian, pas lagi tarawih tau tau ada dering handphone, pas lagi ceramah ada yang sibuk ber gadget ria. Demikian pun ketika sholat jum'at, masih ada yang sibuk updet twitter padahal katanya lagi jum'atan (kalo yang ini ngga lihat langsung, tapi sering lihat di twitter pas jam sholat jum'at).

18 Januari 2012

Resep Tongseng Sapi

Semenjak menikah gw mulai belajar untuk memasak, sebenarnya untuk masak yang simple semacam nasi goreng, Sup ataupun sayur tumis sih bisa. Cuma untuk sayur lain apalagi yang bersantan dipastikan gw angkat tangan. Berhubung gw malu bin gengsi ama suami yang lebih jago memasak, akhirnya dengan modal tanya tanya resep ke Budhe dan ibu serta mbah gugel akhirnya gw memberanikan diri untuk mencoba membuat tongseng. Berhubung sedang mengurangi daging kambing, akhirnya gw ganti dengan daging sapi. Dan berikut ini resepnya, oh iya bumbunya sih gw ambil dari SINI kemudian gw rubah takaran bumbunya saja. Maklum gw tipikal orang yang boros bumbu, jadi sudah bisa dipastikan takaran bumbunya gw tambahin. 


Bahan bahan
250 gr Daging Sapi
500 ml Santan
200 ml Air Matang
100 gr Kol
2 buah Cengkih
1/2 sdt Jintan
2 ruas Lengkuang
2 lbr Daun Salam
1 btg Serai
3 lbr  Daun Jeruk Purut
6 sdt Kecap
3 bh Tomat mini
Blue Band untuk menumis
Minyak Goreng untuk menumis
Garam secukupnya


Bumbu Yang dihaluskan
Merica sesuai selera
3 bh cabe rawit
6 siung bawang putih
4 siung bawang merah
1 Ibu jari Kunyit
2 bh Kemiri
1 sdt Ketumbar

Cara memasak

1. Haluskan semua bumbu
2. Panaskan Blue Band dan Minyak Goreng lalu tumis bumbu yang dihaluskan
3. Masukkan Serai, Salam, Lengkuas, Jintan, Cengkeh dan Daun Jeruk kemudian masak sampai harum
4. Masukkan 200 ml Air matang kemudian masukkan irisan daging sapi, masak sampai berubah warna
5. Tambahkan Santan, Garam, Merica dan Kecap manis kemudian didihkan hingga daging empuk
6. Masukkan Tomat dan Kol. Masak hingga Kol layu
7. Hidangkan panas panas.

Sebenarnya tongseng lebih enak jika dimasak pedas, namun karena suami tidak suka masakan pedas, akhirnya level kepedasan gw kurangin. Untuk beginner cukup enak loh, meski kalo dibandingin dengan Tongseng Ciganjur ya masih kalah. Oh ya setelah masakan jadi ternyata, Air Matangnya kurang akibatnya Tongseng terlalu kental. Sebaiknya tambahkan lagi 100-200 ml air matang ke dalam bahan. Berhubung males mengambil kabel data, jadi foto memakai dari mbah gugel dulu.

6 Desember 2011

Hello December

~ This is my December, this is my time of year ~

This photo was taken by Him (blushing)

4 Oktober 2011

Yue Liang Dai Biao Wo De Xin (The Moon Represent My Heart)

Original song, sing by Theresa Teng, but  this one cover by Siti Nurhaliza


Heartbeat - Kal Ho Na Ho Instrumental

Love this song so much, although it is sad song...but it's so touching
Taken from the movie Kal Ho Na Ho




Happy Moment, Praise God
Difficult Moment, Seek God
Quiet Moment, Worship God
Painful Moment, Trust God
Every Moments, Thank God