Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan

30 Juni 2011

Dirgahayu Jakarta

.:Dirgahayu Kota Jakarta ke 484:.

Semoga slogan Kian Tertata Kian Dicintanya tidak cuma jadi slogan pemanis saja. Terima kasih sudah menyediakan tempat kerja dan tempat main buat kami para pendatang,  but sorry kau tidak cukup nyaman untuk djadikan tempat tinggal. Salam terhangat dari kami para pendatang. Lagu ini saya persembahkan untuk Jakarta dan penghuninya, khususnya warga Betawi.




Postingan yang agak telat, but it's okay...kan masih dalam suasana ulang tahun.


Attachment: Bhaskara - Betawi.mp3

24 Mei 2011

Charity Event | Gabung Mulung Tidung

Apa yang terpikirkan oleh anda ketika menyebut Pulau Tidung, pastilah Pulau dengan pantai yang berwarna hijau jernih, Jembatan Cinta, dan  sepeda. Dalam pikiran saya tiga hal tersebut sangat identik dengan pulau ini. 

 Photo di atas diambil dari blog Artha

Namun seiring dengan bertambahnya jumlah wisatawan yang mengunjungi pulau ini, menjadikan pulau ini amat ramai pada waktu weekend. Imbas lain yang cukup menyebalkan adalah banyaknya sampah an organik yang bertebaran dari ujung pulau ke ujung pulau. Apakah semua itu disebabkan oleh kesadaran masayakat Tidung terhadap lingkungan, jawabannya salah besar. Masyarakat Tidung amat sadar terhadap kebersihan lingkungan, kemarin saya sempat berbincang dengan Pak Rudin pemilik kapal yang kami sewa untuk snorkling. Ternyata beliau salah satu tetua warga yang mengorganisir kebersihan lingkungan. Untuk kebersihan pulau, aparat pulau Tidung menggaji beberapa orang untuk membersihkan sampah di pulau ini. Dana untuk menggaji mereka  sebagian berasal dari subsidi penjualan tiket kapal Angke-Tidung. Jadi kalo banyak sampah aneh sepenuhnya bukanlah salah warga. Menurut yang saya lihat sampah sampah ini berasal dari tangan tangan wisatawan yang tak peduli lingkungan contohnya botol minuman, sedotan, plastik dan lain lain.



Lalu siapakah penyumbang sampah terbesar di Tidung ini. Perlu diketahui, sampah-sampah raksasa ini merupakan sampah kiriman dari Jakarta. Jadi begini penjelasannya. Kehidupan di pulau memang sangat lekat dengan yang namanya musim angin, dari sekian banyaknya musim angin, angin tenggara merupakan sumber dari timbunan sampah tersebut. Konon musim angin tenggara disebut juga musim sampah, bukan cuma ditepian pulau, disepanjang laut dari Jakarta menuju Kepulauan Seribu akan dipenuhi sampah-sampah anorganik yang datangnya konon dari spot-spot di Jakarta, seperti Manggarai dan sekitarnya.

So berdasarkan kenyataan tersebut diatas, Couch Surfing Indonesia mengadakan charity event Gabung Mulung Tidung. Misi utamanya tentu saja untuk membersihkan sampah sampah yang ada di Tidung. Total relawan yang bergabung kurang lebih 250 orang, selanjutnya peserta dibagi dalam 10 grup. Pesertanya mulai dari anak kecil hingga kakek kakek loh, ada warga lokal ada pula bule bule. Saya dan kawan saya berangkat pukul 04.30, kemudian naik Transjakarta jurusan PGC Cililitan-Pluit. Kami turun di Halte Grogol 1, kemudian kami melanjutkan dengan angkot merah No 15 dari terminal grogol menuju Muara Angke. Sesampainya di Angke kami menuju tempat registrasi untuk mengambil kaos dan perlengkapan untuk mulung. Sekitar pukul 07.30 WIB kapal kami mulai berlabuh, hampir dua jam perjalanan saya tertidur dan terbangun karena kaki saya  kena tampias hujan. Alhamdulillah ombak tidak besar walaupun sempat hujan. Kami landing di Tidung pukul 10.00 WIB. Sesampainya di dermaga kami dibagi lagi untuk tempat penginapan. 







Setelah istirahat, makan, dan ibadah kami berkumpul di dermaga untuk pengarahan. Setelah itu kami berkumpul dengan masing masing team, dan saya berada di team 8. Ternyata oh ternyata masing masing team diwajibkan untuk membuat yel yel, semula leader kami agak malas malasan namun karena team lain amat bersemangat membuat yel yel dengan hebohnya akhirnya kamipun membuat yel yel yang tak kalah hebohnya juga. Oh ya ternyata kru media (Trans TV) berada di team kami, asyikk semua kegiatan kami diliput. Pada akhirnya kegiatan team kami tayang di Liputan Siang Trans TV lohhh.....(maaf norak). 



Team kami mendapatkan area pesisir/sepanjang dermaga kapal kecil untuk dipungut sampahnya. Ketiga kami tiba  di dermaga, kami melongo....wowwww sampah (plastiknya) banyak sekali. Akhirnya sebagian besar team membersihkan sampah di samping dermaga dan sebagian lainnya membersihkan disekitar pesisir dan tempat parkir sepeda. Karena sampah begitu menggunung, dalam waktu sebentar kantong sampah kami langsung penuh. Karena tidak ada kantong sampah yang lain, akhirnya kami berhenti memulung sampah. Oh ya tahukah kalian benda ajaib apa saja yang kami temukan, benda ajaib tersebut antara lain k*ndom, pakaian dalam wanita ataupun pria, dan popok bayi. Setelah masing masing kantong penuh, kami membawa sampah tersebut ke TPA yang berada di pesisir ujung satunya. Walaupun jaraknya tidak terlalu jauh, tapi cukup melelahkan juga karena membawa beban sekantong penuh isi sampah basah. Sehabis membuang di TPA, kami bersantai ria di pesisir pantai untuk melepas penat dan juga menghirup udara segar. 







Karena team kami sudah menyelesaikan tugas sebelum waktunya, akhirnya kami membubarkan diri untuk kegiatan bebas hingga menjelang maghrib. Pada pukul 20.00 WIB kami berkumpul kembali di dermaga untuk makan malam bersama dan juga acara ramah tamah dengan penduduk sekitar beserta jajaran aparat setempat. Walaupun kurang efektif karena tidak dilakukan tiap hari, setidaknya kami telah melakukan tindakan nyata atas dasar kecintaan kami terhadap lingkungan. Menurut info yang saya dengar, akan ada kegiatan lanjutan mengenai Gabung Mulung Tidung ini, dalam upaya untuk menjaga pulau eksotis in tetap bersih. Kami kembali lagi ke Jakarta keesokan harinya pada pukul 15.00 WIB dengan kapal Pesona Alam.







19 Mei 2011

Tak Biasa

Selama kurun waktu 3 tahun terakhir saya biasa pergi ke kantor atau main dengan menggunakan sepeda motor. Tapi semenjak tragedi keseleo kemarin dan tangan kiri di perban, otomatis tangan kiri tidak bisa megang setang motor. Mulai hari rabu kemarin, saya pergi ke kantor dengan menggunakan bus, tepatnya Kopaja 63.

Karena sudah lama tidak naik bus banyak hal yang tidak biasa yang saya alami seperti, jalan ke jalan kaki keluar dari gang kost, menunggu bus, menyeberang jalan di jam jam sibuk yang ternyata sungguh repot, menyeramkan, memerlukan waktu yang lama dan yang paling penting dibutuhkan nyali yang tinggi untuk nekat menyeberang diantara lalu lalang sepeda motor, mobil, angkot dan bus. Alhamdulillahnya sih dari kemarin saya selalu mendapat tempat duduk, mungkin karena ada yang kasian karena tangan saya diperban.

Ada pula nih hal konyol yang saya alami. Pertama adalah peristiwa semalam ketika pulang kantor. Ketika menunggu situasi aman untuk menyeberang, tiba tiba bus Kopaja 63 lewat begitu saja. Saya melambai lambai tapi sopirnya tidak melihat sementara jalanan masih crowded sehingga menyulitkan saya untuk menyeberang. Akhirnya pasrah deh menunggu bus selanjutnya yang ternyata laaaamaaaaa. Yang kedua adalah tadi pagi ketika berangkat, ketika sudah hampir mencapai  Jalan besar (sekitar 15 meteran) tiba tiba ada bus dengan tulisan Blok M - Depok lewat begitu saja, meski sudah melambai lambaikan tangan tetep saja si kenek bus tidak melihat saya T__T. Akhirnya saya menunggu bus selanjutnya yang ternyata juga lamaaaaa, mana perut sudah keroncongan pula. Kesimpulannya bagian yang paling tidak biasa adalah menunggu bus yang jam datangnya tidak pasti  dan apesnya tidak ada halte untuk duduk.

Saya kangen naik motorrrrrrr.

18 Mei 2011

Kesleo

Kayaknya satu setengah bulan ini saya ngga jauh jauh dari yang namanya kesleo. Dimulai dari  tanggal 1 April 2011 lalu, dimana saya jatuh dari sepeda motor walaupun hanya lecet lecet tapi rasa sakit akibat otot yang ketarik (kata dokter spesialis orthopedy) sakitnya sungguh luar biasa. Alhamdulillah ngga sampai retak, namun selama dua minggu saya susah jalan dibuatnya.

Well, belum selesai urusan otot kaki, hari minggu lalu datang lagi cobaan. Saya tidak tahu bagaimana prosesnya, namun bangun tidur ketika pejalanan pulang di kapal saya telah mendapatkan jari jangan kiri saya nyeri hebat. Saya pikir pasti ketindihan badan saya atau bisa juga teman disebelah saya. Ahh entahlah saya tidak tahu, efek terlalu gampang tidur dimana aja ya gini nih (istilahnya pelor), bahkan ampe ngga sadar kalo ada yang tak beres.

Hingga hari Senin ketika ngantor saya masih bisa naik sepeda motor, meskipun ya sakitnya juga luar biasa karena punggung tangan bengkak. Semakin malam bukannya reda malah makin jadi nyeri bengkaknya, bahkan ampe suka teriak teriak di kost. So karena sudah ngga tahan dan emang berniat mau ke tukang urut H. Naim di Cipete buat benerin otot kaki, akhirnya saya minta dianterin temen hari Selasa siangnya. Ternyata benar ada tukang urut yang perempuan, akhirnya saya pilih tukang urut yang perempuan. Dari awal saya memang sangat keukeh ngga mau diurut sama laki laki.

Singkat cerita, sepanjang 3 jam menunggu antrian perut saya mules kepala saya pusing karena dua hal. Sepanjang mengantri ibu ibu yang mengantri tak henti hentinya bercerita mengenai sakit yang mereka derita mulai dari punggung retak, otot ketarik, tulang meleset........ohhh maiiiiii. Nah yang satu ini yang ngga kalah hebatnya, sayapun juga mendengar jeritan pasien yang dipijit .

Nah bagaimana ketika giliran saya dipijit. Ketika saya unjukin tangan saya ke ibunya, si ibu cuma bilang ''ahh, cuma gini aja". Ya ampunn bu, ini sakittt bangetttt T___T. Pas diurut saya teriak sejadi jadinya dan air mata saya pun udah beleberan ngga karuan, satu kata saja SSSSUUUUUAAAAKIIIITTTTTTTT. Ngurutnya sih tidak sampai 5 menit tapi sakitnya luar biasa. Sehabis di urut tangan saya diperban. Bahkan hingga keluar ruangan saya masih nangis sesenggukan nahan sakit. Tak terkatakan deh sakitnya.

 
Penampakan tangan kiri saya

Ketika bangun tadi saya langsung memeriksa tangan saya, Subhanallah jari jarinya sudah bisa digerakkan dan nyerinya sudah jauuuuh berkurang dan sekarang pun sudah bisa ngetik pake dua tangan, padahal semalam belum bisa digerakkan sama sekali. Ibu tukang urut meski kau "kejam" sekali.....tetapi saya ucapkan  banyak terima kasih, now i can use my hand eh tapi perbannya baru boleh dilepas hari sabtu nanti jadi masih repot nih masukin lengan bajunya.

5 Mei 2011

Header Baru

Horeee akhirnya nemu gambar couple naek sepeda, setelah di otak atik di photosop jadilah header baru. Sebenarnya masih belum puas dengan designnya, rencananya masih akan dipermak lagi.



15 April 2011

Facebook BlackBerry Login Session Expired 2102 Error

Setelah memakai BB roaming international waktu travelling KL-Makau-HK tempo hari, entah mengapa ada sedikit problem dengan Facebook for blackberry saya. Berulang kali susah log-in, andai bisa log-in maka sebentaran kemudian akan muncul pesan "Facebook for BlackBerry Log In Error: “Your Login Session has Expired”. Waktu itu sempat saya delete (uninstall), pull battery, kemudian reinstall lagi. Persoalan selesai.

Namun persoalan tersebut muncul kembali. Setelah saya log-out, kemudian ketika akan log-in lagi muncul pesan tersebut lagi. Kali ini saya ulangi prosedur diatas, namun sayang gagal terus. Akhirnya saya browsing browsing dan dapatlah solusi seperti berikut ini.

Kadang user BlackBerry smartphone tiba tiba ter-logged out dari Facebook for BlackBerry smartphones dan tidak bisa log in kembali. Berikut contoh reponse error yang tampil di BlackBerry smartphone:

“Your login session has expired please re login to the Facebook application. (2102)”

Facebook Error 2102

Facebook Error 2102 adalah Facebook Server application programming interface (API) error, bukan error yang terjadi karena dari aplikasi Facebook for BlackBerry smartphones

Solusi Facebook Error 2102
  • Log in ke Facebook account anda via komputer / desktop
  • Pilih Account, Privacy Settings, Applications & Websites.
  • Pilih Applications yang anda pakai, Edit Settings.
  • Pilih Facebook for BlackBerry smartphones, Edit Settings.
  • Klik Remove application.
  • Log in kembali ke Facebook for BlackBerry smartphones dari BlackBerry smartphone.
Alhamdulillah it's done.

source dari berryindo

13 April 2011

Hanya kepadaNya

Kepada siapa kita boleh berharap?

"Cukuplah Allah bagiku
Tiada Tuhan selain dariNya"


Hanya kepadanya aku berpasrah diri. ( At-Taubah ayat 129 )

Diet Sehat

Sore itu abis karaoke di Inul Vista Solo Square kami bertiga Dani, Phebee dan saya iseng iseng menimbang berat badan di timbangan digital yang ada di depan Invis. Satu persatu menimbang badan, dan paling akhir adalah giliran saya. Ketika saya mulai menginjakkan kaki dengan cepat sekali angka bergerak dan akhirnya berhenti di angka yang menakjubkan dan membuat saya tercengang. Lohh kok banyak sekaliiiiii -___-". Memang sih akhir akhir ini saya merasa baju baju saya mulai menyempit, yang paling membuat saya terkonclang adalah ketika celana bahan saya mengetat dan ngga layak lagi untuk dipakai. "Wahh sudah ngga bener ini". begitu kata hati saya.

Saya harus diet nihh. Hmmm tapi kalo dilihat kebelakang mengenai track record diet saya, semuanya berakhir menyedihkan, kalo ngga sakit ya ngga bertahan lama karena saya lebih suka makan LOL. Nah ketika kecelakaan kemaren, tidak tahu kenapa tiba tiba saya menjadi tidak bernafsu makan. Ya sudah dimulai dari situ saya mulai mengurangi porsi makan dan lebih sering skip makan malam. Dua belas hari berjalan rasa rasanya perut mulai mengecil. Sampai pada semalam ketika saya membuat twitt tentang program diet saya tersebut. Eh salah seorang teman mereply begini, "Skipping dinner itu malah akan memperlambat metabolisme tubuh dalam jangka panjang, jadi nanti nanti malah bikin cepat gemuk. Jadi mendingan majuin dinner." Dan reply yang keduanya "Semua dokter melarang untuk skipping meals, jadi lebih baik memajukan jadwal dinner di jam 6/7. Jika masih lapar diatas jam tersebut cukup makan buah atau jus".


Semula teman saya ini juga menyarankan saya untuk diet dengan cara makan teratur, karena dengan makan teratur maka metabolisme tubuh kita pun akan teratur pula. Dalam diet sehat anjurannya saya disarankan untuk makan pagi antara jam 7-8 makan siang jam 12-13 dan makan malam di pukul 18-19. Jika masih lapar diantara jam tersebut bisa nyemil buah atau jus. Kemaren kemaren sih makan teratur cuma bertahan beberapa hari. Nah kali ini saya akan berusaha keras untuk menaatinya, supaya berat badan turun namun saya tetap sehat. Oh ya akhir akhir ini saya menguragi asupan lemak hewani dan lebih banyak makan sayur sayuran. Semoga diet kali ini berhasil, rasanya ndak nyaman kalo baju favorit tidak bisa dipakai lagi.

4 April 2011

Nightmare In The Slippery Road

Hari itu tanggal 1 April 2011, siang hari sekitar pukul 13.00 WIB gerimis tipis, tapi sudah ternyata sudah cukup untuk membasahi jalan dan membuatnya menjadi licin. sebelumnya ketika saya berangkat kondisi belum hujan, namun makin jauh mengendarai sepeda motor ternyata mulai gerimis. Saya memutuskan untuk meneruskan perjalanan karena hanya gerimis tipis, biasanya saya baru akan berbalik arah lagi jika gerimis semakin lebat. 

Kala itu saya hanya memacu motor saya tak lebih dari 50 km/h, setelah melewati lampu merah di Jati Padang. Saya ingat sekali waktu itu di depan saya ada beberapa motor dan dibelakang saya pun ada mobil yang bersamaan melintasi lampu merah tersebut. Saya masih mengendarai motor saya seperti biasa, hingga tiba tiba dari jarak 10 meter dari arah Bank Mandiri setelah Pom Bensin Shell Pejaten ada mobil hitam yang keluar dari parkiran. Dalam Pikiran saya cuma satu hal, ahhhhh jarak yang sama sekali tidak aman dengan kecepatan motor saya nih. Nah demi menghindari mobil hitam tersebut akhirnya saya mencoba untuk banting setir dengan mengarahkan motor saya ke jalur kanan, ah tapi usaha itu ternyata sia sia saja juga. Jika saya meneruskan maka saya tetap akan menabrak mobil tersebut, akhirnya mau tidak mau saya mengerem motor saya, tidak terlalu dalam sekali sebenarnya tapi ternyata saat itu jalanan sudah cukup licin dan terjadilah sliding dan bruuuuuuuuuuuuuuuukkkkkkk terjatuhlah saya dari sepeda motor saya. 

  
Saya masih ingat dengan jelas detik detik menjelang saya jatuh. Sewaktu saya menyadari ban sliding saya otomatis berfikir "yah jatuh deh" dan brukkkkkkkkkkkk.  Dalam sekian detik saya jatuh dan sempat terseret dan saya sangat sangat sangat sadar sekali kalau saya terseret ke jalur kanan dimana dibelakang saya ada sebuah mobil. Oleh karena itu dalam kondisi terseret saya berusaha sekuat tenaga untuk bangkit dan mengarahkan tubuh saya supaya bisa bergeser ke arah kiri. Namun ternyata susah sekali dan saat itu saya merasa pandangan saya gelap sekali. Dalam situasi yang kacau tersebut fikiran saya cuma satu yaitu, cepat cepat bangkit dan lari ke jalur kiri bagaimanapun kondisi badan saya. Akhirnya saya bisa bangkit sendiri dan lari menuju tepi jalan dan saya sama sekali tidak peduli dengan motor saya. Saat sudah di tepi jalan di area yang aman saya melihat sepeda motor saya tergeletak di tengah jalan dengan kondisi sedel yang terbuka dan kemudian beberapa orang langsung menepikan sepeda motor saya. Cuma bisa terperangah, Shock, panik dan  bingung  sekali melihatnya, dalam fikiran saya " hancur deh  tuh motor", dan seketika saya meraba kepala saya, subahanallah helm saya masih ada. Saat itu saya sama sekali belum merasa sakit, yang saya tahu badan saya masih utuh, saya masih bisa berdiri dan masih bisa melihat.....alhamdulillah.

Kemudian ada bapak bapak entah itu penjual gado gado atau penjual kaki lima yang memberi saya air mineral. Semula saya menolaknya namun bapak bapak disekitar saya memaksa saya untuk minum supaya lekas hilang deg deg-annya Akhirnya saya terima dengan tangan yang masih gemetar, dan saya berusaha membuka sedotan dalam plastik tersebut namun usaha saya sia sia saja karena tangan saya tak bisa berhenti bergetar. Saya minum air mineral tersebut hingga habis setelah plastik sedotan dibukakan oleh bapak tersebut. 

Saat saya minum ada bapak bapak yang mendekati saya (yang ternyata tukang parkir di Bank Mandiri) dan mengatakan sesuatu yang intinya "mbak nanti kalo ada kejadian kayak gini lagi, mending mbak tabrak saja mobilnya, tidak usah mengerem atau menghindar nanti mbak yang celaka sendiri kayak gini''. Dalam kondisi yang masih bingung saya mengangguk angguk saja. Kemudian ada bapak bapak disebelahnya yang menyahut "Iya mbak, tadi hampir saja kepala mbak kena (mobil dibelakang)''. Degggggggggggggggg, seketika itu saya terperangah lagi, ternyata kejadiannya begitu mengerikan sekali dan hingga saat ini saya pun masih serem jika membayangkannya, saat itu saya pun mulai merasakan perih di siku tangan dan dengkul kaki.

Ketika saya sudah merasa cukup sadar untuk mengendarai sepeda motor lagi, akhirnya saya mulai menyalakan sepeda motor saya. Oooo mai lampu indikator motornya ternyata mati, double starterpun tak bisa digunakan. Dalam kondisi gerimis kecil saya berusaha meng-engkol sepeda motor saya namun ternyata tidak berhasil, alhamdulillah setelah dibantu bapak penjual gado gado akhirnya motor saya bisa menyala kembali. Saat itu saya bingung mau ke Kost (kebetulan dekat dengan tempat kost saya) atau kembali ke kantor. Akhirnya saya memutuskan untuk ke kantor saja, supaya ada yang bisa dimintain tolong untuk ke bengkel. Pelan pelan saya mengendarai motor menuju kantor, saat itu gerimis dan saya air mata saya pun tak tertahankan untuk keluar. 

Setelah dilihat ternyata baju saya yang warna putih kotor sekali (baju di blog sebelum ini), di bagian lengan sobek padahal jaket saya sama sekali tidak sobek. Bagian belakang dan lengan jaket saya hanya kotor oleh gesekan aspal begitu pula dengan celana jeans di bagian dengkul. Saat itu hanya perih dan benjol dibawah dengkul, untuk pencegahan teman menyarankan untuk mengoleskan counterpain ke sekujur tubuh.....saat itu belum terasa sakitnya hingga menjelang sore baru deh badan mulai pegal pegal. Atas saran rekan rekan saya disarankan untuk ke refleksi, namun saya batalkan karena saat itu tukang pijit yang perempuan sedang ada pasien lain. Ketika saya akan pulang sepeda motor saya diperiksa oleh bos saya, setelah cukup aman akhirnya baru diperbolehkan untuk dibawa (saat itu sudah selesai dibengkelin). 

Malamnya saya kompres dengan air panas dan dilanjutkan dengan pesta counterpain serta salonpas hahahaha. Hampir di seluruh tubuh (terutama bagian kanan) saya olekan counterpain dan di beberapa bagian saya tempelkan Salonpas ( total 8 lembar hahahahah). Setelah dioleskan ternyata rasanya tidak karuan antara hangat dan super dingin sekali, walaupun telah diselimutin rangkap dua ternyata sama saja rasanya, tetap dingin T___T. Paginya ketika bangun alhamdulillah tidak begitu pegal pegal lagi, cuma perih dari luka luka....ooooo ooo tunggu dulu, ternyata memang ada yang terlewatkan. Karena saya tidak merasakan sakit dilengan kiri, maka saya tidak mengoleskan counterpain. Ternyata salah besar, yang ada lengan kiri saya super suakkkittt sekalii. Hasilnya ketika saya akan memakai celana panjang cukup merepotkan dan menyakitkan karena dengkul pinggal dan tangan untuk menarik celana sakit semua T___T.

Saat ini yang masih sakit hanya di bagian kaki saya saja, masih terasa sakit jika digunakan untuk berjalan jauh dan naik turun tangga. Serba salah rasanya mau naik motor repot mengeluarkannya, tapi mau jalan kaki juga sakit. Namun akhirnya saya lebih memilih naik motor untuk jarak dekat. Untuk mengendarai motor jarak jauh rasanya saya belum sanggup, karena hanya melihat mobil hitam dari arah berlawanan saja sudah membuat saya panik. Walaupun ini bukan pertama kalinya saya jatuh dari motor namun bukan berarti saya dengan mudah melewati rasa trauma tersebut. 


Saran saya :

1. Berhati hatilah dan kurangi kecepatan  jika kondisi jalan licin
2. Konsetrasi penuh dengan kondisi di depan karena bisa saja kita taat namun ingat masih banyak pengemudi yang serampangan dijalan
3. Patuhi standart safety riding selalu kenakan Helm standart SNI, Jaket tebal, Kaos tangan, sepatu, dan syall. Jika kalaupun terjadi kecelakaan seperti saya, akan mengurangi resiko terluka di badan. 
4. Selalu patuhi rambu rambu lalu lintas
5. Dan yang paling penting, berdoalah sebelum bepergian.


30 Maret 2011

Pulang Kampung Nih!!!

Alhamdulillah setelah 4 bulan lebih tidak pulang ke Solo, akhirnya jum'at yang lalu saya pulang ke Solo. Selain acara rutin pulang ke rumah, kali ini saya pulang dalam rangka menghadiri Akad Nikad dan Resepsi Pernikahan sahabat saya Dianty. Karena akad nikah diselenggarakan pukul 7 pagi pada keesokan harinya, maka kali ini saya pulang dengan menggunakan pesawat bersama salah satu sahabat saya. Alhamdulillah flight saya tidak mengalami delay, padahal biasanya flight sore + Lion adalah kombinasi sempurna untuk delay hahahaha. 


Karena di Solo sedang musim hujan, kali ini saya tidak banyak main atau keluar makan bersama bapak dan ibu. Sebagai gantinya ibu memasak menu menu kesukaan saya seperti Sayur Sop Makaroni, Terong Balado, Udang goreng tepung, Risoles dan sambel tentunya. Oh iya yang tak pernah terlewatkan setiap pulang kampung adalah sarapan Sego Liwet.....it's so yummy. Rasanya tak tergantikan meski ada warung makan di Jakarta yang menyediakan menu Sego Liwet. 


Pada Sabtu pagi saya bersama dua orang sahabat saya Dani dan Danang menghadiri Akad Nikah Dianty-Indra di Masjid Fatimah yang terletak di daerah Singosaren Solo. Kami agak terlambat tiba dilokasi akad karena ada keperluan sebelumnya. Akad Nikad dilaksanakan secara islami, yaitu calon penganten wanita di sembunyikan di ruangan terpisah. Sementara Danang memotret di lokasi penganten pria, maka saya memutuskan untuk memotret di ruang penganten wanita saja. Di ruang tersebut selain saya juga ada Ibu dan saudara perempuan penganten wanita, suasana mendekati detik detik diikrarkannya akad Nikad cukup menegangkan, dan begitu Ijab Kabul selesai diikrarkan suarana langsung berubah menjadi mengaharukan.....sayapun ikut ikutan terbawa suasana hihihihi.


Selesai acara Akad Nikah kami bertiga pun sarapan Tahu Kupat di depan Pasar Kembang, semula saya dan Dani ingin memesan setengah porsi, namun ternyata tidak boleh. Akhirnya saya pun dengan susah payah menghabiskan menu Tahu Kupat dengan porsi yang cukup besar.Oh iya sarapan kali ini ditraktir oleh Dani.....aaaaa terima kasihhhhhh. Selesai sarapan kami berpisah untuk menuju ke acara masing masing. Saya dan Dani masih harus mencari kado, yang akhirnya kami mendapatkan kado dengan harga yang mengejutkan. Alhamdulillah  selain kado utama , Dianty juga menyukai kado tambahannya, katanya sangat berguna sekali dan dia juga sangat menginginkannya hihihii.

Sore harinya saya bersama Dani, Febi menuju ke Solo Square untuk bertemu dengan sahabat saya tentu saja untuk konser di Inul Vista, karena perut sudah keroncongan akhirnya kami makan sore di Hoka Hoka Bento. Ternyata di Inul Vista Solo sedang ada promo, sehingga tarif kami diberi diskon 30 %.....horraaayyyy. Sayangnya sahabat saya Gita tidak bisa berlama lama, karena ada keperluan lain bersama suaminya. Akhirnya konser dilanjutkan bertiga saja, namun jangan salah suasana tetap meriah. Mulai dari lagu curcolan, lagu india, dangdutan, lagu jawa dan tiba tiba di playlist terpampang Jangan Ada Dusta di Antara Kita..........gedubrakkkkkk, ternyata Febi yang memilihnya. Padahal sebelumnya kami menertawakan pilihannya, namun pada akhirnya kami ikut menyanyikannya juga LOL. Selain itu saya dan Febi konser lagu jawa, berawal dari ide konyol Febi untuk nyanyi Sewu Kuto-Didi Kempot....eh lah kok saya hafal ternyata *tepok jidat* kemudian dilanjutkan dengan lagu Sepasang Mata Bola. Ternyata sodara sodara playlist makin jadul, tiba tiba ada lagu Gereja Tua-Panbers *lirik Dani yang menaruhnya di playlist*. Kali ini Dani dan febi curiga kok tumben tumbenan saya hafal lagu jadul. Di akhir lagu pun saya membuat pengakuan, kalo di Playlist Winnamp terdapat lagu Gereja Tua,.....langsung deh pada ngakak sejadi jadinya. Sessi kerioki kali ini sungguh menyenangkan sekali, thanks again for Dani and Febi. Taukah kalian ternyata setelah diperhatikan lirik lagi Sewu Kuto dan Gereja Tua itu ada kesamaan tema loh.


Hari selanjutnya saya hanya berdiam di rumah saya, dan baru pada hari Senin siang saya keluar rumah untuk membeli titipan teman teman di Jakarta seperti Abon dan Roti Mandarin Orion. Seperti acara pulang kampung yang lalu lalu, bawaan saya pun tetap beranak pinak dan kali ini ibu membuat Peyek Teri, Kripik Tempe yang sangaatttt enyakkkk plus dibawain bekal makan siang dengan lauk Udang Tepung. Oh ya Atas permintaan ibu saya kembali ke Jakarta pada hari Selasa Pagi dengan penerbangan pertama kemudian langsung menuju kantor untuk bekerja lagi. Rasanya waktu cepat sekali berlalu, tiba tiba 4 hari sudah terlewati sedih rasanya harus meninggalkan rumah, bapak dan ibu lagi. Theres no place like home.....i'll be missing you.

24 Februari 2011

Secangkir Teh Manis

Selain kopi, teh adalah salah satu minuman favorit saya. Minum secangkir teh hangat adalah salah satu ritual saya sebelum memulai akktifitas kerja. Rasanya akan aneh jika belum ngopi atau ngeteh dipagi hari. Untuk beberapa bulan ini saya sedang mengurangi minum kopi, karena sering tepar pasca minum kopi (mungkin sebenarnya karena salah saya sendiri juga, minum kopi tapi belum makan). Nah jika kebanyakan orang menyukai teh manis anget, tidak dengan saya, saya lebih menyukai teh tawar karena rasa daun tehnya lebih terasa jika dibanding dengan teh yang dicampur dengan gula. well, itu hanyalah pendapat pribadi saya loh. 


Namun dua hari ini saya merubah kebiasaan saya itu, nah dua hari ini saya mulai minum teh dengan diberi tambahan gula. Pertama kali minum rasanya agak aneh di lidah, tapi saya tetap akan melanjutkannya. Kenapa saya minum teh manis? Jadi akhir akhir ini saya sering merasa bahwa badan saya gampang lemes dan gampag capek, padahal asupan makanan, vitamin, olahraga bisa dibilang cukup namun entah kenapa saya sering merasa kecapekan. Nah dari situ saya jadi inget pembicaraan dengan teman saya dibulan puasa tahun lalu. Waktu itu dia pernah bilang kalo orang yang kurang minum gula (manis manis) biasanya gampang capek. Nah dari pembicaraan itu saya berkesimpulan, oh benar juga kali ya omongannya. Mungkin saya gampang kecapekan atau lemes karena kurang asupan gula. Ada alasan kenapa saya kurang menyukai makanan manis, tidak lain tidak bukan karena gigi geraham saya berlobang yang walaupun sudah ditambal permanen namun terkadang masih suka kambuh. Nah dari situlah saya mulai mengurangi makan yang manis manis. 

Nah semoga dengan menambah asupan gula pada minuman saya akan memberi efek yang signifikan pada kebugaran badan saya. Dan mari kita liat efeknya untuk beberapa hari kemudian.