18 Mei 2011

Kesleo

Kayaknya satu setengah bulan ini saya ngga jauh jauh dari yang namanya kesleo. Dimulai dari  tanggal 1 April 2011 lalu, dimana saya jatuh dari sepeda motor walaupun hanya lecet lecet tapi rasa sakit akibat otot yang ketarik (kata dokter spesialis orthopedy) sakitnya sungguh luar biasa. Alhamdulillah ngga sampai retak, namun selama dua minggu saya susah jalan dibuatnya.

Well, belum selesai urusan otot kaki, hari minggu lalu datang lagi cobaan. Saya tidak tahu bagaimana prosesnya, namun bangun tidur ketika pejalanan pulang di kapal saya telah mendapatkan jari jangan kiri saya nyeri hebat. Saya pikir pasti ketindihan badan saya atau bisa juga teman disebelah saya. Ahh entahlah saya tidak tahu, efek terlalu gampang tidur dimana aja ya gini nih (istilahnya pelor), bahkan ampe ngga sadar kalo ada yang tak beres.

Hingga hari Senin ketika ngantor saya masih bisa naik sepeda motor, meskipun ya sakitnya juga luar biasa karena punggung tangan bengkak. Semakin malam bukannya reda malah makin jadi nyeri bengkaknya, bahkan ampe suka teriak teriak di kost. So karena sudah ngga tahan dan emang berniat mau ke tukang urut H. Naim di Cipete buat benerin otot kaki, akhirnya saya minta dianterin temen hari Selasa siangnya. Ternyata benar ada tukang urut yang perempuan, akhirnya saya pilih tukang urut yang perempuan. Dari awal saya memang sangat keukeh ngga mau diurut sama laki laki.

Singkat cerita, sepanjang 3 jam menunggu antrian perut saya mules kepala saya pusing karena dua hal. Sepanjang mengantri ibu ibu yang mengantri tak henti hentinya bercerita mengenai sakit yang mereka derita mulai dari punggung retak, otot ketarik, tulang meleset........ohhh maiiiiii. Nah yang satu ini yang ngga kalah hebatnya, sayapun juga mendengar jeritan pasien yang dipijit .

Nah bagaimana ketika giliran saya dipijit. Ketika saya unjukin tangan saya ke ibunya, si ibu cuma bilang ''ahh, cuma gini aja". Ya ampunn bu, ini sakittt bangetttt T___T. Pas diurut saya teriak sejadi jadinya dan air mata saya pun udah beleberan ngga karuan, satu kata saja SSSSUUUUUAAAAKIIIITTTTTTTT. Ngurutnya sih tidak sampai 5 menit tapi sakitnya luar biasa. Sehabis di urut tangan saya diperban. Bahkan hingga keluar ruangan saya masih nangis sesenggukan nahan sakit. Tak terkatakan deh sakitnya.

 
Penampakan tangan kiri saya

Ketika bangun tadi saya langsung memeriksa tangan saya, Subhanallah jari jarinya sudah bisa digerakkan dan nyerinya sudah jauuuuh berkurang dan sekarang pun sudah bisa ngetik pake dua tangan, padahal semalam belum bisa digerakkan sama sekali. Ibu tukang urut meski kau "kejam" sekali.....tetapi saya ucapkan  banyak terima kasih, now i can use my hand eh tapi perbannya baru boleh dilepas hari sabtu nanti jadi masih repot nih masukin lengan bajunya.

9 Mei 2011

Menjemput Impian

Semalam tiba tiba tiba kangen mendengarkan lagu lagu semasa SD dan SMP, akhirnya browsing browsing dan nemu lagu lagunya Kla Project. Pertama kali tahu Kla Project ini jaman SD, lirik dan musiknya bagus banget. Diantara banyak lagu Kla, salah satunya saya menyukai lagu ini Menjemput Impian.



Berikut sebait intro lagunya

"Indah Larik Pelangi, Seusai hujan membuka hari
  Samar dirajut mega, Garis wajahmu lembut tercipta
  Telah jauh kutempuh...perjalanan
  Bawa sebentuk cinta, Menjemput Impian"

5 Mei 2011

Header Baru

Horeee akhirnya nemu gambar couple naek sepeda, setelah di otak atik di photosop jadilah header baru. Sebenarnya masih belum puas dengan designnya, rencananya masih akan dipermak lagi.



3 Mei 2011

Ketoprak Besan - Pujasera Babe

Saya sudah sering melewati warung tenda ketroprak ini di areal Pujasera Babe Tanjung Barat, setiap kali berangkat ke kantor. Nah baru pagi tadi saya berniat mencobanya karena sedang bosan dengan bubur ayam ataupun lontong sayur. Hal pertama yang membuat tertarik adalah warung tendanya bersih dan rapi, tidak jorok seperti gerobak gerobak tukang ketoprak di Jakarta. Saya pesan Ketoprak dengan bumbu yang pedas, selanjutnya si penjual dengan sigap meracik bumbunya. Bumbunya benar benar fresh, bawang, cabe, gula jawa kacang belum ditumbuk dan baru diuleg saat saya membeli. Tak lama kemudian si mas penjual bertanya kepada saya "mbak Mie nya mau pakai Bihun atau Mie Aceh?". Wow baru pertama kali ini saya menjumpai Ketoprak yang memakai Mie Aceh. Karena ingin membandingkan, akhirnya saya memilih dicampur mie-nya. Ekspektasi saya sih tidak terlalu besar mengingat baru pertama mencoba, jika enak alhamdulillah jika tidak enak ya sudahlah.


Sesampainya di kantor saya membuka kotak pembungkus Ketoprak tersebut, wah warna bumbu kacangnya agak kasar dan warnanya menyerupai bumbu pecel Solo, ketika saya coba rasanya mantap, bumbunya pas dan pedasnya pas. Lontongnya juga enak tidak terlalu keras dan tidak lembek juga. Kemudian saya mencoba Mie Aceh lengkap dengan saus kacangnya.....hmmmm yummy ternyata lebih enak daripada bihun. Harga seporsi ketoprak ini cukup murah hanya 7.000 rupiah saja, porsinya pas tidak terlalu banyak untuk sarapan.

Me in Purple Cotton Shawl

Last weekend i bought some cotton shawls in many colors and one of them is light purple with fringe. Actually, i like usual cotton shawl but since i didnt get the color so i choose this one. I'm little bit confuse how to wear this shawl because it wider and there are some fringe also. I love simple hijab style so i choose this style for my fringe shawl.

How to wear it?

1. All you need are, cotton shawl, a head-fitted inner for shawl, a pin, and needles
2. Wear your inner perfectly. Then, put your shawl on your head.
3. Manage your pashmina so that one side shorter than the other side.
4. Pull the left side (short side)  to the right side, close to the inner and secure it behind your head with a needle
5. Pull the rest to the back side, and then pin it to avoid visible neck and hair
6. Then take the longest, bring it into your head and secure it behind your head with your favorite brooch
7. And then make a bond in the rest of the shawl